Asli! Gambaran Surga dan Neraka Allah SWT Menurut Islam Dalam Alkitab Alquran & Hadits

Gambaran Surga dan Neraka – Salah satu dari beberapa pokok keyakinan yang ada pada Ahlus Sunnah wal Jama’ah adalah mengimani akan keberadaan Al Jannah yang artinya Surga dan An Naar yang artinya Neraka. Salah satu firman Allah SWT tentang gambaran surga dan neraka dalam islam menurut alkitab Alquran dalam Quran Surat Al-Baqarah ayat 24 sampai 25 Allah SWT berfirman yang artinya.

“Peliharalah dirimu dari neraka yang bahan bakarnya manusia & batu, yang disediakan untuk orang-orang kafir. Dan sampaikanlah berita gembira pada mereka yang beriman & berbuat baik, bahwa untuk mereka disediakan surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya” (QS. Al-Baqarah ayat 24 sampai 25)

Dalam mengimani surga dan neraka, berarti kita harus percaya serta membenarkan secara pasti akan adanya keberadaan keduanya itu. Dengan selalu meyakini bahwasannya, keduanya itu baik surga maupun neraka adalah makhluk yang telah dikekalkan oleh Allah SWT. Sehingga tidak akan mengalami yang namanya kepunahan serta tidak pula akan binasa.

 

Gambaran Surga dan Neraka Serta Kenikmatan di Dalamnya

gambaran surga dan neraka dalam islam

Berikut ini adalah gambaran surga dan neraka dalam islam menurut alkitab Alquran dan Hadits yang bisa kita ketahui:

Gambaran Surga dan Kenikmatannya

Surga adalah suatu tempat yang memang tidak bisa dipahami olrh manusia sampai mereka bisa masuk ke dalamnya. Namun Allah SWT sudah menunjukkan kepada kita sebagian dari adanya kenikmatan yang ada di surga dalam Quran. Allah sudah menggambarkannya sebagai suatu tempat yang memang jauh berbeda dengan adanya kehidupan dunia ini.

Baik menurut dalam sifat dan juga pada tujuannya, serta adanya berbagai nikmat yang memang ada di dalam surga. Didalam Quran Allah SWT jiga sudah menjelaskan tentang adanya surga untuk manusia. Surga sendiri adalah suatu kenikmatan yang memang Allah tawarkan kepada manusia, karena itu merupakan sebuah karunia yang memang sangat besar dengan keindahannya yang tidak terkira.

Surga adalah tempat yang dimana segala karunia yang sudah diciptakan dengan begitu sempurna. Dimana manusia ditawari segala sesuatu yang diinginkan oleh jiwa dan hati mereka. Surga merupakan suatu tempat dimana semua kecemasan, kesedihan, & juga penyesalan tidak akan ada lagi.

Setiap segala jenis keindahan & kenikmatan yang ada di dalam surga akan disuguhkan dengan dibalut seuatu kesempurnaan yg tidak pernah dilihat & belum diketahui oleh siapapun sebelumnya. Allah SWT sudah menyiapkan surga untuk hadiah, yang ditawarkan hanya kepada orang-orang yang memang diperkenankan-Nya.

Allah Ta’ala sudah menggambarkan tentang bagaimana kenikmatan surga dengan melalui berbagai macam cara. Dan terkadang diluar kemampuan pemikiran manusia, sehingga mampu mengacaukan akal sehat manusia yang kurang keimanannya. Melalui firman-Nya pada Alquran surat AS-Sajdah ayat 17 dalam hadits qudsi Allah SWT berfirman.

“Kusiapkan untuk para hambaKu yang sholeh (di dalam surga), yaitu apa yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, & tidak pernah terlintas didalam hati semua manusia”.

Lalu kemudian Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam pun bersabda dalam Alquran:

“Bacalah kalau kalian mau, ‘Tidak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti, yang indah dipandang. (QS. As-Sajdah ayat 17)”

Menurut firman Allah SWT pada Alquran juga dinyatakan bahwa Allah membandingkan kenikmatan yang ada di surga dengan kenikmatan yang ada dunia. Dalam hadits Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam pernah bersabda,

“Tempat cemeti yang ada di dalam surga lebih baik dari pada dunia dan seisinya”.

Kenikmatan yang ada di surga juga telah Allah gambarkan dengan menyebut nama manusia yang telah berhasil untuk memasuki surga dan selamat dari pedihnya adzab neraka. Yang disebabkan karena ia seseorang yang telah mendapat kemenangan yang besar. Sebagaimana dalam Alquran Surat An-Nisaa ayat 13 Allah Ta’ala berfirmankan yang artinya

“Barangsiapa yang taat kepada Allah & Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya kedalam surga yg mengalir didalamnya sungai-sungai, sedangkan mereka kekal di dalamnya, & itulah kemenangan yg besar” (QS: An-Nisaa’ ayat 13)

Berikut ini akan kami pilihkan beberapa sifat dan kenikmatan yang ada di dalam surga secara ringkas. Semoga Allah mudahkan langkah kita dalam menggapai surgaNya.

Tapi bagaimanakah sifat dari kenikmatan-kenikmatan dalam surga, dan apa bedanya dengan kenikmatan-kenikmatan yang ada di dunia ini? Mari kita bahas beberapa perbedaan ini.

gambaran surga dan neraka dalam islam

 

Pintu-Pintu Surga

Surga sendiri mempunyai 7 pintu surga, yang dijelaskan pada sebuah hadits dari sahabat bernama Sahl bin Sa’ad radhiyallaahu anhu dari Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam:

“Di dalam surga terdapat delapan pintu, diantaranya adalah Ar Rayyan. Tidak ada yang memasukinya kecuali orang-orang yang berpuasa”

Dari sahabat Utbah bin Ghazawan radhiyallaahu anhu, beliau juga berkata tentang lebar dari tiap-tiap 7 pintu surga,

“Rasulullah bersabda kepada kami bahwasa jarak antara satu daun pintu surga ke daun pintu surga yang lainnya sepanjang perjalanan empat puluh tahun, dan kemudian akan datang masaya suatu hari pada saat orang yang memasukinya harus berdesakan”

gambaran surga dan neraka dalam islam

Tingkatan Surga

Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam juga pernah bersabda tentang tingkatan surga:

“Sesungguhnya surga itu terdiri dari seratus tingkat, yang jauh jarak antara dua tingkatnya seperti jarak antara langit & bumi, Allah menyediakannya bagi orang-orang yg berjihad di jalan-Nya”

Tingkatan surga paling tinggi adalah Surga Firdaus. Nabi Muhammad memerintahkan kepada seluruh ummatnya untuk berdoa dan memohon Surga Firdaus kepada Allah SWT. Berikut sabdanya,

“Jika kalian meminta pada Allah mintalah kepadaNya Firdaus, karena sesungguhnya Firdaus adalah surga yang paling utama, dan merupakan tingkatan tertinggi dari surga, diatasnya terdapat ‘Arsy Ar Rahman dan dari Firdaus itulah memancar sungai-sungai surga”

Bangunan-Bangunan di Dalam Surga

Menurut dalam Alkitab Alquran dan hadits bahwawa bangunan surga itu bertempat pada tempat yang tinggi dengan bangunan yang tinggi. Bangunan surga tersebut terbuat dari dari mutiara yan besar berjarak 60 mil. Dalam Alquran Surat Az-Zumar ayat 20 Allah SWT berfirman:

“Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi”. (QS. Az-Zumar ayat 20)

Menurut Hadits dari Abu Musa Al Asy’ari bahwa Nabi shallallaahu alaihi wa sallam beliau pernah bersabda:

“Sesungguhnya untuk orang-orang mukmin di dalam surga disediakan kemah yg terbuat dari mutiara yg besar & berlubang, panjangnya 60 mil, di dalamnya tinggal keluarganya, di sekelilingnya tinggal juga orang mukmin lainnya tetapi mereka tidak saling melihat satu sama lain.”

Makanan Penghuni Surga

Di surga juga telah disediakan makanan surga untuk para penghuni surga dengan berbagai buah dan daging yang bisa mereka pilih sendiri. Seperti pada firman Allah SWT pada Alaquran surat Al-Waqiah ayat 20 sampai 21.

“Dan buah-buahan dari apa yg mereka pilih, & daging burung dari apa yg mereka inginkan.” (QS. Al Waqi’ah ayat 20 sampai 21)

Minuman Penghuni Surga

Minuman surga telah dijelaskan pada Alkitab Alquran pada Surat Al-Insan ayat 5 sampai 6 yang isinya:

“Sesungguhnya orang-orang yg berbuat kebajikan minum dari piala (berisi minuman) yg campurannya adalah air kafur, (yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah minum, yg mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al Insan ayat 5 sampai 6)

Ibnu Asyur telah menjelaskan mengenai kafur yang merupakan sebuah minyak yang bisa keluar dari tanaman mirip oleander yang sudah tumbuh di negeri Cina. Pada saat usia pohonya yang sudah mencapai umur satu tahun kemudian akan mengalir dari dahannya sebuah minyak yang biasa disebut kafur.

Minyak tersebut teksturnya kental, dan jika btercampur dengan air maka akan jadilah ia minuman yang bisa memabukkan”. Maka karena itu, “ka’san” pada ayat ini maksudnya adalah piala yang biasanya menjadi suatu wadah untuk khamr.

Tidak Ada Rasa Sakit dan Penderitaan Lagi (Adanya Cuma Kebahagiaan)

Sementara pada orang-orang yang ada di dunia ini yang mendapatkan kesenangan, mereka pasti juga pernah mengalami dan menghadapi akan banyak musibah dan penderitaan. Apabila seseorang menganalisia akan kehidupan yang sedang ia jalani, dia akan mulai menemukan bahwa jumlah dari masalah yang ia hadapi jauh melebihi kemudahan & kesenangan yang dirasakannya.

Adapun kehidupan didalam surga, tidak pernah ada kesulitan ataupun penderitaan di dalamnya. Orang-orang akan menjalani hidup dalam sukacita dan kebahagiaan di dalamnya. Semua hal yang bisa menyebabkan rasa kesedihan, rasa sakit, serta penderitaan yang biasanya manusia alami di dunia kini tidak akan ada lagi di dalam surga.

Hubungan Sosial yang Baik

Rasa gundah gulana yang biasanya dirasakan karena akibat dari keretakan dalam suatu hubungan dengan kerabat, kata-kata  jahat atau menyakitkan. Semua perasaan itu tidak akan ada lagi didalam surga. Mereka hanya mendengar kata-kata yang baik dan damai saja. Allah SWT dalam Alquran surat Al-Waqiah Ayat 25 sampai 26 dan surat Al-Araf ayat 43 Allah SWT berfirman:

Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yg sia-sia & tidak juga perkataan yang bisa menimbulkan dosa, akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.” (QS: Al-Waqiah ayat 25-26)

Dan Kami cabut berbagai macam dendam yg ada di dalam dada mereka.” (QS Al-Araf ayat 43)

 

Pada saat di surga manusia akan mempunyai sahabat-sahabat terbaik yang ada di surga, dan mereka juga merupakan orang-orang terbaik yang ada di dunia. Seperti sabda Allah SWT yang berfirman pada Alkitab Alquran Surat An-nisa ayat 49:

Dan barangsiapa yg menta’ati Allah & RasulNya, mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yg dianugerahi ni’mat oleh Allah, yaitu : Nabi-nabi, orang-orang yg teguh dalam kebenaran, orang-orang yg mati syahid, & orang-orang saleh. & mereka itulah teman yang sebaik-baiknya!” (Quran 4:69)

Hati pada diri penduduk surga saat itu bersih, kemudian tutur kata dari mereka juga tulus, lembut dan enak didengar untuk didengar. Perbuatan mereka pun baik, tidak ada yang saling menyakiti, menyinggung, membuat jengkel, atau pun membicarakan hal-hal yang sifatnya provokatif.

 

 

 

 

 

Gambaran Neraka dan Dahsyat Siksaannya Neraka 

Neraka sudah disiapkan Allah SWT untuk orang-orang yang telah membantah syariat-Nya, mengkufuri-Nya, & mendustakan Rasul-Nya. Untuk mereka itulah suatu adzab yang sangat pedih, dan juga penjara untuk orang-orang yang sangat gemar dan suka berbuat kerusakan. Maka itulah suatu kehinaan & juga kerugian yang paling besar. Seperti yang sudah difirmankan pada Alkitab-Alquran Surat Ali Imran ayat 192, Surat Az Zumar ayat 15, Surat Furqan ayat 66:

“Ya Tuhan kami, sesungguhnya barangsiapa yg Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sungguh sudah Engkau hinakan dia, & tidak ada bagi orang-orang yg zalim seorang penolongpun.” (QS. Ali Imran ayat 192)

“Katakanlah: “Sesungguhnya orang-orang yg rugi adalah orang-orang yg merugikan diri mereka sendiri & keluarganya pada hari kiamat.”Ingatlah yg demikian itu adalah kerugian yg nyata.” (QS. Az Zumar ayat 15)

“Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap & tempat kediaman.” (QS. Furqan ayat 66)

gambaran surga dan neraka dalam islam

Penamaan Neraka

An Naar adalah bahasa arab yang diartikan adalah neraka, secara bahasa adalah kobaran api yang panas dan bersifat membakar atau al lahab. Secara istilahnya mempunyai makna, tempat yang sudah disiapkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala kepada orang-orang yang telah mendurhakai-Nya. Dalam ALquran Allah SWT berfirman yang artinya:

“Sesungguhnya Allah mela’nati orang-orang kafir & menyediakan untuk mereka api yg menyala-nyala (neraka)” (QS. Al-Ahzab ayat 64)

Neraka mempunyai berbagai macam jenis dan nama selain an naar, seperti diantaranya adalah Jahannam lihat pada Alquran (QS. An Naba’ ayat 21-22),  Al Jahim (QS. An Naziat ayat 36), Surat As Sa’ir (QS. Asy Syura ayat 7), Saqar (QS. Al Mudatsir ayat 27-28), Al Huthomah (QS. Al Humazah ayat 4), & Al Hawiyah (QS. Al Qari’ah ayat 8-11)

Pintu-Pintu Neraka

“Jahannam itu mempunyai 7 pintu. Setiap pintu (sudah ditetapkan) untuk golongan yg tertentu dari mereka.” (QS. Al Hijr ayat 44).

Pintu yang dimaksud adalah bertingkat ke bawah, sampai ke bawahnya lagi, yang disediakan sesuai dengan jumlah amal keburukan yang selama ia di dunia telah kerjakan.

Kedalaman Neraka

Menurut hadits dari Abu Hurairah radhiyallaahu anhu,

“Kami bersama Rasulullah shallallaahu alaihi wa sallam, tiba-tiba terdengar suara benda yang jatuh. Maka Nabi shallallaahu alaihi wa sallam bertanya, ‘Tahukah kalian apakah itu?’ Kami pun menjawab, ‘Allah & RasulNya lebih mengetahui’. Rasulullah berkata, ‘Itu adalah batu yang dilemparkan ke dalam neraka sejak tujuh puluh tahun lalu. Batu itu jatuh ke dalam neraka, hingga baru mencapai dasarnya tadi’.

gambaran surga dan neraka dalam islam

Bahan Bakar Neraka

“Peliharalah dirimu dari neraka yg bahan bakarnya manusia & batu, yg disediakan untuk orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah ayat 24)

Maksud batu menurut pada ayat ini yang ditafsirkan oleh Ibnu Abbas sebagian besar pada pakar tafsir belerang, yang sifatnya mudah menyala dan busuk baunya. Sebagian dari pakar tafsir juga telah berpendapat kalau yang dimaksud dengan batu di sini, adalah berhala-berhala yang disembah orang kafir. Sebagaimana yang sudah Allah firmankan pada Alquran pada surat Al-anbiya ayat 98 yang artinya:

“Sesungguhnya kamu & apa yg kamu sembah selain Allah, adalah umpan Jahannam, kamu pasti masuk ke dalamnya.” (QS. Al Anbiya ayat 98)

Panas Api Neraka

Menurut dari dalam hadits dari Abu Hurairah radhiyallaahu anhu beliau berkata,

“Rasulullah shallallaahu alaihi wa salam bersabda, ‘Api kalian, yg dinyalakan oleh anak Adam, hanyalah satu dari 70 bagian nyala api Jahannam. Para sahabat kemudian berkata, ‘Demi Allah! Apabila sepanas ini saja niscaya sudah cukup wahai Rasulullah! Kemudian Rasulullah menjawab, ‘Sesungguhnya masih ada 69 bagian lagi, masing-masingnya dengan nyala api ini’”.

Makanan Penghuni Neraka

Mereka tidak memperoleh makanan selain dari pohon yg berduri, yg tidak menggemukkan & tidak juga menghilangkan lapar” (QS. Al Ghasiyah ayat 6-7).

Minuman Penghuni Neraka

Para penghuni neraka, mereka diberikan air yang sangatamat busuk baunya dan juga lagi kental. Sehingga mereka merasa sangat jijik Sehingga tidak mampu untuk menelannya. Diberikankepada merekan minumanan air yang mendidih yang mampu membuat leleh isi perut dan juga menceraiberaikan kulit mereka yang meminumnya. Seperti Gambaran Neraka pada Alkitab Alquran Surat Ibraim dan Al Hajj:

Di hadapannya ada Jahannam & dia akan diberi minuman dengan air nanah, diminumnnya air nanah itu & hampir dia tidak bisa menelannya” (QS. Ibrahim : 16-17).

Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yg ada dalam perut mereka & juga kulit (mereka)” (QS. Al Hajj : 20)

 

Demikianlah sebagaimana gambaran Surga dan Neraka dalam Qur’an dan Hadits, semoga gambaran surga dan neraka ini bermanfaat untuk kita bersama. Bahwasannya Surga dan Neraka itu memang sungguh benar adanya.

Surga bisa diperoleh bagi mereka yang beriman kepada Allah SWT yang disertai dengan berbuat kebaikan yang diridhai Allah SWT selagi masih berada di Dunia ini.

Neraka diperoleh bagi mereka yang tidak mempercayai Allah SWT dan ingkar atau masabodoh kepada peringatan, ajaran, dan perintah Allah SWT.

Leave a Reply