JUAL SORBAN IMAMAH MURAH BERKUALITAS HABIB SYECH HADRAMUT
(siap pakai)

Sorban/Serban/Turban/Imamah adalah sebuah kain dengan memiliki ukuran yang panjang yang diikatkan pada kepala. Sorban dalam bahasa arab adalah Imamah. Adapaun pengikat kepala yang sejenis dengan Sorban/Imamah adalah Guthrah dan Syimagh.

Guthrah pada umumnya berwarna putih yang biasanya dipakai di atas kopiah atau peci. Sedangkan Syimagh sebenarnya hampir mirip seperti Guhrah namun yang membedakan, pada Syimagh kain terdapat corak-corak berwarna merah.

Memakai Sorban atau Imamah adalah sunnah yang diajarkan dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk umat Muslim. Karena memakai Sorban atau Imamah merupakan hal yang sangat disukai oleh Nabi Muhammad SAW.

Hubungi  Kami:

Kenapa Harus Memilih Sorban Imamah Kami

  • Bahan cotton combed solo berkualitas.
  • Lebih terasa halus dan lembut.
  • Mudah untuk dipakai.
  • Lebih rekat tidak gampang lepas.
  • Mudah dicuci kucek atau mesin cuci.
  • Mudah dirapikan tanpa perlu di setrika.
  • Langsung siap pakai.

Tutorial Cara Memakai Sorban Imamah

Disamping kiri ini adalah contoh tutorial cara memakai sorban imamah yang baik dan benar yang bisa Akhwat tiru caranya. 

DAFTAR HARGA SORBAN IMAMAH MAN SUNNAH

jual sorban imamah

JUAL SORBAN IMAMAH
MAN SUNNAH
(PUTIH)

HANYA Tersedia 3 ukuran :
3 Meter : Rp 65.000
4 Meter : Rp 75.000
5 Meter : Rp 115.000

jual sorban imamah

JUAL SORBAN IMAMAH
MAN SUNNAH
(HIJAU)

HANYA Tersedia 3 ukuran :
3 Meter : Rp 65.000
4 Meter : Rp 75.000
5 Meter : Rp 115.000

jual sorban imamah

JUAL SORBAN IMAMAH
MAN SUNNAH
(HITAM)

HANYA Tersedia 3 ukuran :
3 Meter : Rp 65.000
4 Meter : Rp 75.000
5 Meter : Rp 115.000

Tunggu Apalagi...!!!

Rasakan kenyamanan memakai sorban imamah dan kemudahan beli sorban imamah melalui genggaman Anda sekarang juga.

Hubungi Kami:

CARA PEMESANAN

jual imamah putih

Lihat Katalog

Pastikan anda sudah tau Imamah yang mana yang ingin anda pesan Katalog Imamah bisa dilihat di ALBUM foto "KATALOG"

Pesan

Untuk pemesanan dan beli sorban imamah egera hubungi kami. Dengan memasukkan format pemesanan.

Pengiriman

Setelah melakukan pemesanan dan pembayaran kami akan langsung segera mengirim sorban imamah.

Delivery Service:

Fadhillah Memakai Imamah

Karena memakai Sorban atau Imamah merupakan salah satu cara berpakaian yang dilakukan Rasulullah SAW selain memkai Jubah, Rida (sorban yang ditaruh di pundak), bersiwak dan lainnya. Maka sebagai kekasih Rasullullah sebaiknya meneladani apa yang Beliau lakukan.

Berikut ini keutamaan memakai Sorban/Imamah:

"Sholat dua raka’at dengan memakai sorban lebih baik dibandingkan sholat 70 raka’at, tanpa sorban". [HR. Ad-Dailamiy dalam Musnad Al-Firdaus sebagaimana yang disebutkan oleh As-Suyuthiy dalam Al-Jami' Ash-Shoghir]

"Dahulu kaum itu (para sahabat) bersujud pada surban, dan songkok (peci), sedang kedua tangannya pada lengan bajunya". [HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab Ash-Sholah: Bab As-Sujud ala Ats-Tsaub fi Syiddah Al-Harr (1/150) , Abdur Razzaq dalam Al-Mushonnaf (1566)]

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam pernah berkhutbah di hadapan orang-orang dengan memakai sorban hitam di kepalanya” (HR. Muslim 1359)

Sebenarnya masih ada banyak hadits lain yang menjelaskan bahwa Nabi Muhammad SAW memakai Sorban/Imamah atau pun penutup kepala yang lain dalam kesehariannya.

Surban hukumnya Sunnah, semua muslim boleh memakainya, namun sebagian ulama kita menjadikan surbannya lebih besar sebagai tanda bahwa ia siap ditanya dan memberi kejelasan atas hukum dan syariah. Semakin besar surbannya maka semakin luas ilmunya, misalnya memakai surban sepanjang 5 hasta, jika sudah menjadi guru atau pimpinan pesantren atau pemuka agama maka boleh ditambah.

Surban adalah sunnah Rasul S.a.w dan seluruh muslimin berhak mengikuti Nabinya (S.a.w). Bagi mereka yang menentangnya, jelaskankanlah dengan lemah lembut, jelaskan bahwa melarang mengamalkan sunnah adalah hal yang berbahaya dan dosa besar.
Cara Mencuci Sorban Imamah
  • Pada saat mencuci Sorban Imamah jangan disikat.
  • Rendam Sorban Imamah pada bak dengan menggunakan deterjen selama 2 sampai 3 jam.
  • Untuk Sorban Imamah yang putih bisa memakai pemutih.
  • Pada saat menjemur usahakan Sorban Imamah dalam posisi memanjang.
Adab-adab Memakai Sorban/Imamah

Sudah disebutkan pada Kitab Al-Adab yang sudah dihimpinkan oleh Sayyid Muhammad Amin bin Idrus, yaitu hasil dari himpunan adab yang sudah Beliau pelajari dari Al'-Allamah Habib Zein bin Ibbrahim bin Sumaith. Bahwasannya dalam memakai Sorban/Imamah itu ada adab-adabnya, berikut adab-adab memakai Imamah:

  1. Sorban/Imamah yang lebih utama adalah warnanya putih.
  2. Saat memakai Sorban/Imamah, sebaiknya dengan adzabah yaitu pada ujung Sorban/Imamah biarkan menggantung seperti ekor. Minimal  sepanjang 4 jari, pertengahan sepanjang sejengkal, dan untuk yang paling panjang ukuran ekornya 1 dziro' atau sehasta atau setengah meter.
  3. Memakai Sorban/Imamah saat sholat, sebab pada saat shalat dengan menggunakan Sorban/Imamah lebih afdhol daripada 70 shalat tanpa Imamah.
  4. Saat memakai Sorban/Imamah Diniatkan supaya mendapat doa dari malaikat.
  5. Jaga kebersihan Sorban/Imamah dan mewangikannya.
  6. Niat yang baik saat memakai Imamah seperti sunnah Rasulullah adalah dengan menambah sifat lemahlembut pada diri serta kewibawaan dan kemuliaan.
  7. Pakai Sorban/Imamah dalam posisi berdiri, sebab dalam riwayat dari sebagian ulama, memakai Sorban/Imamah dalam posisi duduk adalah salah satu asbab kemiskinan.
  8. Jika akan melepaskan Sorban/Imamah, lepaskanlah secara perlahan dan tertib/rapi seperti pada saat memakainya.
  9. Baca ayat kursi ketika memakainya.
  10. Pakai Sorban/Imamah sebagai perbedaan antara orang Muslim dan  kafir.
  11. Ukuran panjang Sorban/Imamah sebaiknya tidak lebih dari 3,5 meter dan lebih utama lagi tidak melebihi batas ukuran badan serta tingkat ilmunya.
Kenapa Anda Menggunakan Sorban/Imamah?

Surban di kepala atau Imamah, adalah sunnah Rasul S.a.w, dan Rasul S.a.w bersabda; "Perbedaan antara kita dengan musyrikin adalah Imamah di atas kopiah/peci". (Mustadrak ala Shahihain Hadits No.5903).

 
Maksudnya bahwa muslimin mempunyai ciri khas yang tak dimiliki orang-orang musyrikin, yaitu surban yang dilipatkan pada peci, maka jelaslah bahwa Rasul S.a.w sangat menginginkan ummatnya S.a.w memakai ini. Bila seseorang bertanya; "Mengapa anda menggunakan surban?", katakan padanya; "Karena sunnah, dan sunnah sudah mulai asing di hadapan muslimin sendiri, maka wajib kita mengenalkannya pada masyarakat".
 
Janganlah tertipu dengan ucapan "Kamu belum pantas pakai surban!", ini ucapan orang bodoh yang menentang sunnah. Orang yang belum pantas pakai surban hanyalah orang non muslim, dan semua muslim sudah pantas pakai surban, bila belum mau maka tak apa, namun haram seseorang melarang muslim beramal sunnah.
 
Bahkan suatu kemuliaan bila kaum muslimin senantiasa membangkitkan dan menjalankan sunnah Rasulullah S.a.w, di dalam segala gerak-geriknya, di dalam kesehariannya.

Share this:

error: Content is protected !!