Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya dalam belajar pengelasan Las Listrik yang diadakan di BLKI Singosari Kabupaten Malang. Disana saya belajar beberapa macam teknik pengelasan dan berbagai macam mesin las sesuai dengan kebutuhan dan kegunaannya masing-masing.

A. Masuk Las Listrik BLKI Singosari

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

Lenterahidup.net

Tetapi saat di BLK Singosari waktu itu, saya hanya belajar akan teknik pengelasan Las Listrik. Karena waktu itu program jurusan Las Listrik salah satu program gratis yang diadakan BLKI Singosari. Melalui dana APBN pada bulan juni tahun 2015 yang lalu.

Dari sekian banyak peserta yang mendaftar melalui tes, hanya 24 orang di terima pada tanggal 6 Juli 2015. Yang 24 orang itu kemudian dibagi menjadi 2 bagian kelompok dalam proses pembelajaran 1 bulan disana.

Banyak peserta pelatihan dari beberapa kota sekitar yang turut ikut melakukan pelatihan waktu itu. Mereka sangat antusas, selain itu disana juga sering memberi informasi lowongan kerja bagi pemuda yang ingin bekerja.

B. Proses Pembelajaran

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

www-kios3in1.net

Dalam proses pembelajaran disana kurang lebih setengah bulan untuk materi dikelas dan setengah bulan untuk praktek pengelasan. Dalam pembelajaran kami dibimbing 3 orang pembimbing yang telah berpengalaman bertahun-tahun dalam bidang pengelasan.

C. Pengelasan SMAW (Shield Metal Arch Welding)

pelatihan-teknik-pengelasan-mesin-las-listrik-smaw

anjhiflash14area.wordpress.com

SMAW (Shield Metal Arch Welding) merupakan jenis pengalasan las busur. Proses pengelasannya menggunakan panas dari listrik untuk mencairkan material logam dasar dengan elektroda sebagai bahan pengisi.

Panas dihasilkan lompatan ion listrik, terjadi kontak diantara anoda dan katoda pada ujung elektroda dengan permukaan logam yang di las. Ketika terjadi kontak hubungan pendek tersebut harus menarik atau memberi jarak 1,5 kali diameter elektroda pada elektroda dengan logam. Sehingga lompatan ion listrik tersebut menimbulkan panas pada permukaan logam dan ujung elektroda.

Panasnya akan mencairkan elektroda dan permukaan material logam yang dilas. Sehingga cairan elektroda dengan cairan material logam menyatu dan membentuk logam lasan.

D. Jenis-jenis Mesin Las Listrik SMAW

Jenis mesin las listrik bermacam-macam, dengan arus listrik yang membedakannya. Berikut jenis-jenis Mesin Las Listrik dengan pembahasannya.

1. Mesin Las Listrik AC (Arus Bolak-balik)

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

dyahayukrahmawati-wordpress-com

Mesin las listrik AC menggunakan arus listrik bolak-balik yang dihasilkan pembangkit listrik dari PLN atau hasil generator AC. Tegangan listrik yang dihasilkan sumber listrik AC biasanya belum sesuai dengan tegangan listrik yang dibutuhkan mesin las. Tegangannya bisa lebih kecil atau lebih besar, sehingga dibutuhkan transformator atau trafo untuk menurunkan dan menaikkan tegangan listrik AC.

2. Mesin Las Listrik DC (Arus Searah)

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

mesinlas-sewa001-com

Mesin las listrik DC menggunakan arus listrik searah yang berasal dari dinamo listrik searah. Biasanya dinamo digerakkan menggunakan motor listrik, motor diesel, motor bensin maupun alat penggerak lain. Pada motor penggerak biasanya diperlukan alat untuk penyearah arus yang bernama ractifier, yang mengubah arus AC menjadi DC.

3. Mesin Las AC-DC (Arus Ganda)

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

lenterahidup.net

Mesin las listrik AC-DC mempunyai tansformator satu fasa dan ractifier utuk penyearah dalam satu unit mesinnya. Arus listrik AC diambil dari lilitan tansformator melalui regulator arus, dan arus listrik DC diambil dari keluaran rectifier. Dalam pengaturan memilih arus AC maupun DC dapat dilakukan dengan memutar pengatur arus pada mesin las.

E. Kelebihan Mesin Las AC, DC dan AC-DC

Di dalam penggunaan berbagai macam jenis mesin Las AC, DC dan AC-DC mempunyai kelebihan masing-masing. Berikut kelebihan mesin las AC, DC dan AC-DC.

1. Kelebihan Mesin Las AC

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

www.kompasiana.com

  • Perawatan serta perlengkapannya murah.
  • Kabel elektroda dan kabel massa bisa ditukar gar mempengaruhi keluaran.
  • Nyala busur kecil sehingga mampu mengurangi keropos pada gerigi las.

2. Kelebihan Mesin Las DC

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

www.kompasiana.com.jpg

  • Stabilnya nyala busur.
  • Bisa digunakan berbagai jenis elrktroda.
  • Suaranya tidak terlalu berisik.
  • Bisa digunakan menjadi arus AC maupun DC.
  • Bisa untuk mengelas plat logam yang tipis.

3. Kelebihan Mesin Las AC-DC

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

www.indotara.co.id

  • Pengaturan arus pengeluaran AC maupun DC lebih mudah.
  • Perawatan serta perlengkapannya murah.
  • Kabel elektroda dan kabel massa bisa ditukar gar mempengaruhi keluaran.
  • Nyala busur kecil sehingga mampu mengurangi keropos pada gerigi las.
  • Stabilnya nyala busur.
  • Bisa digunakan berbagai jenis elrktroda
  • Suaranya tidak terlalu berisik.
  • Bisa digunakan menjadi arus AC maupun DC.
  • Bisa untuk mengelas plat logam yang tipis.

F. Jenis-jenis Kawat Pengelasan Las Listrik SMAW

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

lenterahidup,net

1. Elektroda Baja Lunak (E 6010 dan E 6011)

Elektroda Baja Lunak menggunakan selaput solusa, yang menghasilkan penembusan dalam. Saat proses pengelasan meninggalkan terak yang tipis. Sehingga dapat di dibersihkan dengan mudah.

2. Elektroda Nikel (E 6012 dan E6013)

Elektroda Nikel menggunakan selaput rutil, yang menghasilkan penembusan sedang. Biasanya elektroda ini digunakan untuk pengelasan plat tipis.

3. Elektroda Aluminium (E 6020)

Elektroda Aluminium menggunakan selaput oksida besi dan mangan, yang menghasilkan penembusan sedang dan terak yang mudah dilepas. Elektroda ini sangat sulit untuk melakukan teknik pengelasan vertikal maupun overhead.

4. Elektroda Serbuk Besi (E 6027, E 7014, E 7018, E 7024, dan E 7028)

Elektroda Besi Tuang menggunakan selaput serbuk besi, biasanya untuk memakai elektroda ini memerlukan ampere yang tinggi.

5. Elektroda Hydrogen Rendah (E 7015, E 7016, dan E 7018)

Elektroda Hydrogen Rendah menggunakan selaput yang mengandung hydrogen 0,5%. elektroda ini digunakan untuk hasil pengelasan yang bermutu tinggi.

G. Posisi Pengelasan

Pelatihan Teknik Pengelasan Mesin Las Listrik SMAW

www.youtube.com

Ada banyak posisi dalam melakukan pengelasan, sesuai tempat posisi permukaan material yang akan di sambungkan. Berikut berbagi macam posisi dalam proses pengelasan.

1. Downhand (Posisi Di Bawah Tangan)

Posisi tangan berada di bawah dengan kemiringan elektoda 10 sampai 20 derajat terhadap garis vertikal ke arah jalan elektroda. Dan 70 sampai 80 derajat terhadap benda kerja.

2. Vertical (Posisi Tegak)

Posisi Tegak merupakan proses pengelasan yang dilakukan dari bawah keatas. Dengan kemiringan elektroda 10 sampai 15 derajat terhadap vertikal. Dan 70 sampai 80 derajat terhadap benda kerja.

3. Horizontal (Posisi Datar)

Posisi horizontal merupakan proses pengelasan merata dengan kedudukan benda kerja yang tegak, elektroda mengikuti horizontal. Dengan kemiringan 5 sampai 10 derajat terhadap garis vertical dan 70 sampai 80 derajat ke arah benda kerja.

4. Overhead (Posisi Di Atas Kepala)

Posisi Overhead merupakan proses pengelasan dengan benda kerja yang berada di atas kepala. Dengan kemiringan elektroda 5 sampai 20 derajat terhadap garis vertical dan 75 sampai 85 derajat terhadap benda kerja.

5. Posisi Datar 1G

Posisi Ddatar 1G merupakan proses pengelasan di bidang yang datar mengelilingi pipa dengan metode zigzag.

6. Posisi Horizontal 2G

Posisi horizontal 2G merupakan proses pengelasan pada posisi horizontal mengelilingi pipa. Dengan sudut elektroda 90 derajat pnjang gerakan ayunan 2 kali diameter elektroda.

7. Posisi Vertikal 3G

Posisi vertical 3G merupakan proses pengelasan yang dilakukan pada plat vertical.

8. Posisi Horizontal 5G

Posisi horizontal 5G merupakan  proses pengelasan yang dilakukan mengelilingi pipa.

Leave a Reply