PENDAKIAN PUNCAK GUNUNG LAWU

Pendakian puncak Gunung Lawu meninggalkan beberapa pengalaman di sana. Pada awal bulan mei 2016 lalu bersama teman lama bernama Khalid Iksanul Anshori, teman masa kecil yang telah lama tak jumpa.

Definisi Gunung Lawu

Pendakian Puncak Gunung Lawu

Lenterahidup.net

Gunung Lawu merupakan gunung api yang sudah lama tidak aktif. Dengan ketinggian 3.265 mdpl, di Gunung Lawu setiap 1 suro kalender jawa sangat ramai peziarah hingga ke puncak. Sehingga membuat Gunung Lawu cukup populer.

Jalur Untuk Pendakian Gunung Lawu

  1. Cemoro Kandang Karanganyar.
  2. Cemoro Sewu Kabupaten Magetan.
  3. Candi Cetho  Kabupaten Karanganyar.

Persiapan Keberangkatan

Pendakian Puncak Gunung Lawu

Lenterahidup.net

Untuk persiapan pendakian puncak Gunung Lawu peralatan kami tidak terlalu lengkap, kami hanya persiapkan.

A. Perlengkapan Utama

  1. Ransel.
  2. Seleeping Bag.
  3. Botol Minum 2 Liter.
  4. Baju ganti.
  5. Perlengkapan Sholat.
  6. Jas Hujan.

B. Perlengkapan Bersama

  1. Tenda.
  2. Panci Kecil.
  3. Kompor Outdoor kecil.

C.Logistic

  1. Snack.
  2. Kopi Sachet.
  3. Air Mineral Kemasan.

Hanya itu yang kami bawa saat itu, karena kami menjaga-jaga karena di pos 5 ada warung untuk disinggahi, dan kami hanya berencana untuk semalam saja melakukan pendakian puncak Gunung Lawu.

Keberangkatan

Pendakian Puncak Gunung Lawu

Lenterahidup.net

Setelah semua persiapan untuk pendakian puncak Gunung Lawu selesai, kurang lebih pada jam 11 siang. Kami berangkat bersama dari rumah menuju jalur Cemoro Sewu. Dalam perjalanan cuaca gerimis mendung. Karena sudah kemauan yang kuat untuk mendaki tetap kami lakukan. Kami tiba di sana kurang lebih jam 12.15 di Pos Cemoro Sewu.

Sesampai di sana kami menuju tempat penitipan sepeda motor. Dan penitipan sepeda motor kami dikenakan biaya Rp.10.000,-. Karena  ibadah sholat zuhur telah waktunya, kami segera menuju musholla yang terdapat di depan Basecamp Cemoro Sewu.

Sholatpun telah kami laksanakan, sebelum melakukan perjalanan kamipun mencari tenaga dulu dengan makan di warung pecel samping Basecamp. Agar nanti pada waktu pendakian bisa kuat.

Setelah selesai makan kami berbincang-bincang sebentar, tepat pukul 2 siang kami menuju pos izin pendakian. Di sana kami di kenakan biaya Rp.10.000,- per orang. Dengan meninggalkan salah satu KTP diantara kami, dan kami disuruh mengisi data nama pendaki, jadawal berangkat dan jadwal pulang.

Cerita Perjalanan Pendakian Puncak Gunung Lawu

Pendakian Puncak Gunung Lawu

Lenterahidup.net

A. Perjalanan Menuju Pos 1 (Wes-wesan)

Akhirnya setelah kami mengurus perizinan pendakian puncak Gunung Lawu, menuju pos pertama treknya batu makadam yang tersusun rapi dan tidak terlalu menanjak. Cukup nyaman untuk perjalanan karena dikeliling pepohonan cemara yang rindang.

Tetapi di tengah perjalanan cuaca menjadi hujan, kami segera mengeluarkan jas hujan dan memakainya karena hujannya cukup lebat. Sesampai di Pos 1 kami jumpai pos gubuk untuk beristirahat.

Dan di sana kami bertemu dengan sekumpulan pendaki lain dari Madiun. Dan di sana kami berteduh saling mengobrol sambil menunggu hujannya reda.

B. Perjalanan Menuju Pos 2 (Watu Gedeg)

Setelah reda hujannya kami langsung segera melanjutkan perjalanan pendakian puncak gunung lawu menuju Pos 2, di tengah perjalanan kami mengalami kehujanan lagi dan mengharuskan kami memakai jas hujan lagi.

Untuk menuju Pos 2 trek yang dilalui cukup panjang dari semua trek lainnya yang berupa bebatuan, yang mulai menanjak dan tertata seperti tangga.

Di situ kita akan melihat pemandangan banyak sekali bebatuan dan sisa-sisa pepohonan yang terbakar pada tahun 2015 lalu. Dan di situ juga kita akan menemui batu besar yang dinamakan Batu Jago oleh warga sekitar.

Sesampai di Pos 2 kita temui selter untuk istirahat yang lumayan luas. Kami duduk istirahat sejenak di sana sebelum melanjutkan perjalanan ke pos berikutnya.

C. Perjalanan Menuju Pos 3 (Watu Gede)

Pendakian Puncak Gunung Lawu

Lenterahidup.net

Perjalanan menuju pos 3 pun masih terjadi hujan, tapi kami berdua tetap melanjutkan perjalanan. Trek perjalanannya pun masih sama bebatuan tertata yang cukup terjal.

Sesampai di Pos 3 kami beristirahat untuk melaksanakan sholat ashar. Dan kami mengambil wudhu dari kucuran air hujan yang mengalir dari atap Pos. Di sana kami juga bertemu pendaki dari beberapa daerah. Seperti Solo, Bekasi, Madiun, Jogja, Pasuruan dll.

Setelah kami rasa cukup untuk beristirahat di Pos 3, kami berdua terlebih dahulu untuk melanjutkan perjalanan agar nanti saat perjalanan tidak sampai larut malam, karena cuaca pada saat itu hujan dan sangat dingin.

D. Perjalanan Menuju Pos 4

Kali ini trek menuju pos 4 stapak bebatuan yang semakin menanjak curam dari perjalanan yang sebelumnya. Jadi hati-hati dalam perjalanan apalagi saat hujan. Di pos empat kami hanya lewat saja karena waktu itu hujan. Ingin segera istirahat karena hari mulai gelap dan dingin.

E.Perjalanan Menuju (Jolotundo)

Haripun mulai gelap kami berjalan selangkah demi selang. Pendakian puncak Gunung Lawu tetap kami lalui penuh semangat. Lampu senter yang kami bawapun kami gunakan untuk penerang jalan. Sesampainya di Jolotundo, di sana terdapat warung yang masih buka sampai larut malam.

Kami memutuskan untuk beristirahat di warung, lalu kami masuk kedalam warung dan ternyata di dalam sudah ramai dengan pendaki lain dari berbagai kota. Kami lalu mencari tempat untuk merebahkan badan sejenak.

Karena untuk mendirikan tenda di luar hujan cukup lebat dan sangat dingin. Perut terasa lapar dan tubuh mulai menggigil. Di dalam warungpun akhirnya kami pesan minuman hangat dan makanan, untuk mengembalikan energi yang terkuras.

Setelah selesai makan kami berbincang-bincang sambil menikmati minuman hangat. Di dalam warung terasa dingin sekali, malampun semakin larut. Kami merasa ngantuk dan akhirnya kami tidur. Saat tidur badan kami menggigil dan bergetar kedinginan.

Pagipun telah tiba, kini saatnya kami bersiap melanjutkan perjalanan pendakian puncak Gunung Lawu menuju Pos 5 Sendang Drajat.

F.Perjalanan Menuju Pos 5 (Sendang Drajat)

Pendakian Puncak Gunung Lawu

Lenterahidup.net

Perjalanan menuju Sendang Drajat tak terlalu jauh, jalannya cukup nyaman dengan pemandangannya yang indah. Di sana terdapat sumber mata air. Selain itu juga terdapat warung tertinggi yang cukup terkenal dikalangan pendaki Gunung Lawu, yaitu Warung Mbok Yem.

Di sana kami hanya singgah sebentar untuk membasuh muka sebelum melanjutkan perjalanan agar mata menjadi lebih segar. Tak jauh dari Warung Mbok Yem terdapat petilasan Prabu Brawijaya.

G.Perjalanan Menuju Puncak

Pendakian Puncak Gunung Lawu

Lenterahidup.net

Selanjutnya kamipun terus melanjutkan perjalanan pendakian puncak Gunung Lawu. Tak terlalu jauh tapi treknya bebatuan yang menanjak. Tetapi karena penuh semangat rasa lelah ingin sampai puncakpun terlupakan.

Sesampai di puncak akan ada sebuah tugu yang menandai puncak tertinggi Gunung Lawu dengan ketinnggian 3.265 mdpl. Dengan pemandangan yang indah. Maha besar segala ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.

Pendakian Puncak Gunung Lawu

lenterahidup.net

Demikian kisah singkat pendakian puncak Gunung Lawu yang saya lalui. Jaga & lestarikan selalu alam & lingkungan yang telah dikaruniakan Allah, karena itu bentuk syukur kita akan nikmatnya. Semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

error: Content is protected !!