7 Fakta Unik & Menarik Saat Main [Tekken 3] Jaman Playstation Merajalela

Fakta unik & menarik main game Tekken 3 jaman Playstation Merajalela – Gamer mana yang tidak mengenal dengan game Tekken. Game Tekken sendiri sudah berhasil mencatatkan namanya kedalam daftar dari salah satu game terlaris di sepanjang masa.

Game PlayStation 1 Tekken 3

Game Tekken ini sudah dibuat sejak tahun 1994 oleh Namco yang pada covernya sendiri tertera nama Tekken yang jika diterjemahkan adalah “kepalan besi”. Dari nama judulnya saja sudah bisa ditebak kalau game Tekken merupakan game pertarungan.

Apa Yang Kamu Sukai Dari Tekken?

Game PlayStation 1 Tekken 3

1. Fighting Style

Game PlayStation 1 Tekken 3

Salah satu hal yang cukup membuat jatuh cinta dengan Tekken ialah kemampuan pada game ini yang menghadirkan banyak sekali gaya dalam bertarung yang berbeda. Hal yang membuat Tekken terlihat menarik, semua gaya yang ada terlihat real. Karena memang Tekken sendiri diambil dari gaya pertarungan dalam dunia nyata.

Eddy dengan gaya pertarungan Capoera yang ciamik, Hworang dengan gaya pertarungan Taekwondo yang Epik, Yoshimitsu dengan gaya pertarungan samurain dan masih banyak lagi lainnya.

2. Tekken Force Mode

Game PlayStation 1 Tekken 3

Inovasi yang dibawa oleh Namco di dalam menghadirkan game pertarungan Tekken memanglah suatu hal yang jenius. Yang pertama, dikarenakan gaya dalam bertarung yang sama persis dipakai untuk mengalahkan musuh-musuh kecil ala Double Dragon di masa lalu. Sudah tentu dengan ekstra boss pada setiap akhir level. Mudah? Jangan dianggap remeh gan, coba saja sendiri. hehehe

Kedua, karakter rahasia yang mampu dibuka melalui cara menamatkan Tekken Force secara berkali-kali. Ada yang masih ingat dan pernah memakai Dr. B? Karakter yang menggunakan gaya bertarung yang benar-benar aneh dan memang unik. Dengan gaya tidurnya yang masih belum terkalahkan.

3. Ending

Game PlayStation 1 Tekken 3

Tekken 3 mungkin merupakan salah satu game pertarungan yang menggunakan penampilan ending terbaik. Apabila biasanya game pertarungan hanya menampilkan ending yang apa adanya dengan sedikit potongan pada gambar, tulisan, serta credit title.

Namun Namco menjadikan sesuatu yang berbeda pada Tekken 3.  Dengan sebuah cerita tambahan pada format tiga dimensi yang dihadirkan sebagai melengkapi cerita setelah kematian True Ogre.

Mungkin sederhana, tapi saya memahaminya sebagai sebuah “niat” dari Namco untuk menghadirkan game secara konsisten. Dengan menghadirkan performa yang maksimal di dalam game. Kualitas seperti itu yang jarang ditemukan pada game-game pertarungan saat ini.

4. Strategi Merupakan Elemen Penting

Game PlayStation 1 Tekken 3

Berusaha untuk memenangkan sebuah pertarungan pada Tekken tidaklah hanya sekadar membutuhkan skill serta kecepatan combo. Namun strategi menjadi sebuah elemen yang cukup penting, dengan tahu kapan harus menghindar, dan bertahan ataupun menyerang.

Desain pada stage yang dibuat dalam tiga dimensi, membuat karakter hgero bisa bergerak dengan bebas. Sehingga memungkinkan hal itu terjadi. Apabila terlalu nafsu dalam menyerang, musuh bisa saja hanya bergerak sedikit untuk menghindar serta melakukan counter attack.

Diutuhkan kemampuan yang cukup matang untuk melihat kesempatan yang tepat untuk mengeluarkan gerakan-gerakan serangan tertentu. Semisalnya, tinju sakti milik Paul! wkwkwk

Apa Yang Kamu Benci dari Tekken 3

5. Tidak ada Devil Jin

Game PlayStation 1 Tekken 3

Diperkenalkan dengan sosoknya, kekuatannya, kemampuan terbangnya, tetapi tidak dihadirkan pada karakternya?! Apa yang sebenarnya Namco pikirkan?! Merupakan salah satu alasan yang utama, mengapa terus memainkan Tekken 3 ialah untuk mencari kemungkinan kalau Devil Jin bisa digunakan saat pertarungan. Dengan membayangkan karakter ini bisa bersaing ketat dengan kekuatan True Ogre. tetapi, apakah yang saya dapatkan? Kekecewaan yang mendalam.

6. Kesulitan mempelajari Combo

Game PlayStation 1 Tekken 3

Menurut sudut pandang pribadi saya, sebuah combo serangan pada Tekken 3 merupakan sesuatu yang cukup sulit untuk dipelajari. Sebenarnya memang bisa dipelajari dari combo list dengan hanya menekan tombol start saat pertarungan sedang berlangsung.

Tetapi, kenyataannya tidaklah sesederhana itu. Sebuah kombo tidaklah hanya membutuhkan kecekatan, tetapi juga waktu yang tepat dan pas untuk dilakukan. Seperti pada game ritme gitar. Tekken 3 juga menerapkan suatui hal yang tidaklah jauh berbeda. Sebab alasan seperti itulah yang menjadi tergantung kepada kesederhanaan yang ada pada gaya bertarung Hwoarang. Walaupun itu membuat saya tampak seperti pemula.

7. Sensasi Setelah Memainkannya Kembali

Game PlayStation 1 Tekken 3

Memainkan kembali Tekken 3 sungguh akan membawa ke semua kenangan di saat Playstation dulu. Tidaklah heran bila dalam ingatan, mengingatkan bagaimana game Tekken dulunya memang benar-benar memukau mata dari visualisasi yang dihadirkan.

Desain pada setiap karakter yang khas dengan gaya pertarungan yang terlihat nyata sehingga saat ini = harus diacungi jempol!

Hal yang baru disadari lagi ialah bagaimana damage pada setiap serangan terlihat terlalu besar pada Tekken 3 ini. Hanya membutuhkan beberapa kombinasi pada hero Eddy saja untuk membunuh lawan dalam waktu hitungan detik.

Entah karena terlupa atau apa, saya tidak menemukan akan sensasi seperti ini ketika memainkan Tekken 3 saat dulu. Pertarungan Tekken di masa lalu terasa jauh lebih epik, alot, serta tidak semudah ini. Seingat saya, kombinasi kecil tidak akan langsung membuat Anda sekarat.

Sensasinya sesudah memainkan Tekken 3 kembali memang sangatlah nostalgic. Anda haruslah mencoba sendiri di rumah, mungkin akan menantang diri Anda untuk kembali menjadi raja pada Iron Fist Tournament ke 3 serta mengklaim darah Ogre dari dalamnya. Selamat mencoba!

 

Leave a Reply

error: Content is protected !!