Kumpulan Contoh Rumusan Masalah Skripsi Makalah Penelitian Karya Ilmiah

Contoh Rumusan Masalah  – Untuk kalian yang masih dalam kesulitan dalam pembuatan suatu rumusan masalah karya ilmiah. Berikut ini kami menyajikan kumpulan contoh  rumusan masalah penelitian skripsi, makalah, proposal karya ilmiah secara lengkap untuk referensi pembelajaran kita. Untuk mengetahui lebih dalamnya kita juga bisa belajar tentang pengertian, fungsi, jenis, tujuan dan contoh rumusan masalah skripsi karya ilmiah di sini.

Contoh Rumusan Masalah Skripsi Dalam Makalah Penelitian Skripsi Karya Ilmiah
pendidikankritis.wordpress.com

Berikut beberapa contoh rumusan masalah skripsi dalam penelitian karya ilmiah yang bisa kita pelajari untuk menjadi sumber referensi dalam pembelajaran kita.

1. Contoh Rumusan Masalah Skripsi Makalah Penelitian Graph Coloring Heuristic

Pengertian Rumusan Masalah Skripsi
http://lenterahidup.net/

Contoh pertama berikut ini merupakan contoh rumusan masalah skripsi dalam makalah, proposal karya ilmiah penelitian graph coloring heuristic.


BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Masalah penjadualan terlihat seperti masalah biasa yang dapat diselesaikan dengan metoda pemikiran biasa, akan tetapi jika sudah dalam jumlah data yang banyak akan memerlukan banyak waktu untuk menyelesaikannya, contohnya penjadualan mata kuliah.

Jumlah data dalam penjadualan mata kuliah sangat banyak dan saling berkaitan antara satu data dengan data lainnya dan adanya berbagai batasan sehingga sulit untuk melakukan proses penjadualan secara cepat. Permasalahan semakin bertambah dengan ketersediaan ruang kelas yang terbatas disertai banyaknya mata kuliah yang harus ditempatkan, terlebih lagi jika hasil penjadualan harus memenuhi kesediaan waktu mengajar dosen, distribusi jadwal yang merata di ruangan kelas dan pemakaian ruangan yang seimbang dalam satu hari.

Dengan permasalahan sebanyak itu tidak dapat diselesaikan dengan hanya coretan di atas kertas untuk memperoleh jadwal yang optimal. Dengan penggunaan komputer saat ini, dapat digunakan untuk membuat suatu komputasi masalah penjadualan perkuliahan dengan menggunakan metode graph coloring.

Teori graph coloring merupakan salah satu objek yang menarik dan terkenal dalam bidang teori graph. Teori graph merupakan topik yang banyak mendapat perhatian saat ini, karena model-model yang ada pada teori graph berguna untuk aplikasi yang luas. Walaupun teori graph berasal dari bidang ilmu Matematika, namun pada penerapannya teori graph dapat dihubungkan dengan berbagai bidang ilmu dan juga kehidupan sehari-hari.

Contohnya masalah dalam jaringan komunikasi, penjadualan, optimisasi, transportasi, ilmu komputer, riset operasi, ilmu kimia, Sosiologi, Kartographi dan lain sebagainya.

1


Dalam pengimplementasian metode graph coloring pada suatu aplikasi penjadualan juga dibutuhkan suatu metode yang dapat digunakan dalam permasalahan coloring.

Dengan pemanfaatan metode yang bagus maka akan didapatkan hasil komputasi yang lebih baik. Oleh karena itu, penulis menggunakan algoritma greedy dan metode graph coloring heuristic untuk menyelesaikan masalah penjadualan perkuliahan.

1.2 Rumusan Masalah

Untuk menentukan solusi yang tepat dalam suatu permasalahan, maka terlebih dahulu permasalahan tersebut dianalisis dan disusun ke dalam bentuk formulasi yang sistematis. Adapun perumusan masalah yang akan dibahas pada skripsi ini adalah:

1. Bagaimana menangani pembuatan jadwal mata kuliah berdasarkan data kelas yang ditawarkan pada semester ganjil Departemen/Program Studi Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) USU (Universitas Sumatera Utara).

2. Bagaimana mengatur jadwal mata kuliah agar sesuai dengan ruangan kelas yang tersedia dan tidak terjadi bentrokan waktu perkuliahan.

3. Bagaimana mengatur jadwal mata kuliah agar memenuhi berbagai batasan dan aturan yang dicantumkan dalam batasan masalah.

1.3 Ruang Lingkup

Untuk memfokuskan pada tujuan penelitian maka penulis membatasi ruang lingkup skripsi ini. Adapun yang menjadi ruang lingkup adalah sebagai berikut:

a. Metode graph coloring yang dipakai dalam skripsi ini adalah coloring vertex.

b. Ada 3 komponen utama dalam graph yang digunakan sebagai representasi masalah perkuliahan dalam graph, yaitu:

       1. Vertex menunjukkan mata kuliah.

2


      2. Edge menunjukkan pasangan mata kuliah yang mempunyai jadwal yang sama, karena itu harus berada di ruangan kelas yang berbeda.

     3. Warna untuk membedakan mata kuliah konflik dengan mata kuliah tidak konflik.

c. Data mata kuliah yang dijadikan contoh masalah dalam skripsi ini adalah mata kuliah empat departemen/program studi FMIPA USU Strata 1, yaitu Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika pada semester ganjil Tahun Ajaran 2008/2009.

d. Semua mata kuliah pilihan pada departemen/program studi Kimia dan Matematika diikutsertakan, begitu juga dengan mata kuliah kosentrasi/penjurusan pada departemen/program studi Matematika dan Fisika. Sedangkan konsentrasi/penjurusan pada departemen/program studi Biologi diabaikan.

e. Penjadualan mata kuliah memiliki batasan pokok (hard constraints) dan batasan tambahan (soft constraints).

f. Prototype sistem penjadualan perkuliahan yang dibangun tidak memiliki sistem login.

g. Prototype sistem penjadualan perkuliahan yang dibangun hanya menjadwalkan mata kuliah, tidak menjadwalkan ujian dan pemakaian laboratorium.

h. Prototype sistem penjadualan yang dibangun memiliki waktu perkuliahan dari hari Senin s.d. hari Jumat.

i. Prototype sistem penjadualan mata kuliah yang dibangun tidak mendukung adanya pergantian jadwal yang sudah ditentukan dan tidak mendukung adanya pengambilan mata kuliah dua semester di atas maupun dua semester di bawahnya.

1.4 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk membuat suatu prototype sistem penjadualan mata kuliah dengan menggunakan algoritma greedy dan metode graph coloring heuristic untuk mengoptimalkan penggunaan ruangan kelas yang tersedia sesuai dengan mata kuliah yang ada dengan memperhatikan aturan dan batasan yang ditetapkan.

3


1.5 Manfaat Penelitian

Manfaat dari skripsi ini adalah diharapkan dapat memberikan suatu penyelesaian masalah dan mencari hasil penjadualan perkuliahan yang paling optimal sesuai dengan batasan-batasan penjadualan yang telah ditetapkan.

1.6 Metode Penelitian

Penelitian yang akan dilakukan nantinya direncanakan ke dalam tahapan langkahlangkah secara sistematis. Penelitian dilakukan dengan beberapa tahapan, yaitu:

     1. Studi Literatur Penulisan ini dimulai dengan studi kepustakaan yaitu mengumpulkan bahanbahan referensi baik dari buku, artikel, paper, jurnal, makalah, maupun situs internet mengenai penjadualan mata kuliah, masalah graph coloring, algoritma greedy, metode graph coloring heuristic, dan xml.

     2. Analisis Permasalahan Pada tahap ini dilakukan analisis permasalahan yang ada, batasan yang dimiliki dan kebutuhan yang diperlukan.

     3. Perancangan dan Implementasi Algoritma Pada tahap ini dilakukan pendefinisian beberapa aturan dalam penjadualan sesuai dengan batasan yang telah ditetapkan dan perancangan graph konflik, penerapan algoritma greedy dan metode graph coloring heuristic dalam penjadualan mata kuliah.

     4. Pengujian Pada tahap ini dilakukan pengujian terhadap aplikasi yang telah dibangun serta menguji algoritma greedy dan metode graph coloring heuristic.

     5. Penyusunan Laporan dan Kesimpulan Akhir Pada tahap ini dilakukan pendokumentasian hasil analisis dan implementasi secara tertulis dalam bentuk laporan skripsi.

4


1.7 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan skripsi ini dibagi dalam lima bab, masing-masing bab diuraikan sebagai berikut:

BAB 1: PENDAHULUAN Bab ini akan menjelaskan mengenai latar belakang pemilihan judul, perumusan masalah, tujuan penelitian, ruang lingkup, metode penelitian, manfaat penelitian dan sistematika penulisan.

BAB 2: LANDASAN TEORI Bab ini akan membahas teori-teori yang berkaitan dengan penjadualan, graph, graph coloring, algoritma greedy, metode graph coloring heuristic, xml, dan bahasa pemrograman yang dipakai.

BAB 3: ANALISIS DAN PERANCANGAN Bab ini akan membahas aturan-aturan yang berkaitan dengan penjadualan, flowchart, spesifikasi umum, perancangan mata kuliah konflik, algoritma quick sort, penerapan algoritma greedy, dan penerapan metode graph coloring heuristic.

BAB 4: IMPLEMENTASI DAN PENGUJIAN Bab ini menjelaskan implementasi dari penerapan metode graph coloring heuristic sehingga mendapatkan mata kuliah bebas konflik.

BAB 5: PENUTUP Bab terakhir akan memuat kesimpulan isi dari keseluruhan uraian bab-bab sebelumnya dan saran-saran dari hasil yang diperoleh yang diharapkan dapat bermanfaat dalam pengembangan selanjutnya.

5


2. Contoh Rumusan Masalah Skripsi Makalah Penelitian Kemajuan Teknologi Informasi

Contoh Rumusan Masalah Skripsi
http://lenterahidup.net/

Contoh kedua berikut ini merupakan contoh rumusan masalah skripsi dalam makalah, proposal karya ilmiah penelitian kemajuan teknologi informasi.


BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kemajuan teknologi informasi pada saat ini terus berkembang seiring dengan kebutuhan manusia yang mengiginkan kemudahan, kecepatan, dan keakuratan dalam memperoleh informasi. Oleh karena itu kemajuan teknologi informasi harus terus di upayakan dan ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.

Salah satu kemajuan teknologi informasi di bidang transmisi pada saat ini ialah penggunaan perangkat wifi. Kebutuhan akan wifi terlihat dengan jelas, karena sudah banyak di pakai oleh perusahaan, rumah sakit bahkan kedai makanan. Dengan wifi kita dapet mengakses internet dimanapun kita berada selama masih adanya jaringan hotspot di daerah tersebut, tapi ketika tidak ada wifi kita masih bisa mengakses internet dengan menggunakan sebuah modem eksternal.

Disaat yang bersamaan ada beberapa orang yang ingin mengakses internet tetapi terkendala karena tidak adanya wifi, tetapi hanya ada satu buah modem eksternal yang akan dibuat menjadi wifi agar bisa di akses oleh beberapa orang tersebut.

1.2 Identifikasi Masalah

Kemajuan teknologi informasi saat ini sangatlah pesan, tidak terkecuali perkembangan jaringan internet. Saat ini internet merupakan suatu kebutuhan yang sangat diminati oleh kalangan masyarakat untuk kebutuhanya saling bertukar informasi. Untuk itu penulis ingin membuat koneksi wireless mengggunakan modem dial up dengan biaya yang sangat murah dan terjangkau untuk kalangan masyarakat.

1.3 Perumusan Masalah

Permasalahan utama yang diangkat dalam tugas akhir ini adalah:

1. Bagaimana cara mengoptimalkan penggunaan modem dial up yang bisa beralih fungsi menjadi wifi.

2. Bagaimana cara merancang wifi dengan modem dial up.

1


1.4 Batasan Masalah

Adapun batasan masalah pada tugas akhir ini adalah :

1. Hanya membahas pengaturan modem dial up, TP Link wifi pada windows 7.

2. Tidak membahas proses pengolahan sinyal provider modem dial up.

1.5 Manfaat Penelitian

Adapun tujuan perancangan aplikasi ini adalah:

1. Penulis dapat lebih mengerti cara pembuatan wifi.

2. Bebas mengakses internet dimanapun di dalam rumah.

3. Dapat memberikan kemudahan bagi orang lain dalam mengakses internet.

1.6 Metode Penelitian

Metode penelitian sangat menentukan suatu penelitian, karena menyangkut cara yang benar dalam pengumpulan data, analisa data dan pengambilan kesimpulan hasil penelitian. Adapun metode peneltian yang penulis gunakan untuk menyelesaikan berbagai permasalah yang terjadi adalah:

1. Observasi Yaitu pencarian data / informasi dengan melakukan pengamatan langsung terhadap objek yang diteliti.

2. Wawancara Yaitu memperoleh data dengan mengadakan Tanya jawab langsung dengan pihak-pihak yang mengetahui konfigurasi access point tersebut.

3. Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research Method) Universitas Sumatera Utara Merupakan jenis penelitian yang dilakukan dengan mengumpulkan data yang berhubungan dengan topik permasalahan dari judul yang penulis buat. Hal ini dilakukan dengan cara membaca buku-buku, makalah, bahan kuliah maupun artikel-artikel untuk mendapatkan landasan teoritis yang mencukupi.

4. Metode Penelitian Lapangan Yaitu metode dengan melakukan browsing melalui internet dengan melihat website-website yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.

2


1.7 Sistematika Penulisan

Sistematika Penulisan dari Tugas Akhir ini adalah sebagai berikut :

BAB I : PENDAHULUAN Dalam bab ini berisikan latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, manfaat penelitian, metode penelitian, dan sistematika penulisan.

BAB II : LANDASAN TEORI Dalam bab ini diuraikan sekilas teori mengenai dasar-dasar jaringan wireless.

BAB III : INSTALASI SISTEM Dalam bab ini diuraikan mengenai cara menginstal perangkat apasaja yang digunakan dalam pembuatan wifi.

BAB IV : IMPLEMENTASI SISTEM Dalam bab ini penulis akan melakukan pengkoneksian internet wireless dengan menggunakan modem dial up berbasis windows seven.

BAB V : KESIMPULAN DAN SARAN Pada bab ini akan penulis tuliskan kesimpulan dan saran dari tugas akhir yang penulis buat.

3


3. Contoh Rumusan Masalah Skripsi Makalah Penelitian Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Prestasi Belajar Siswa

Contoh Rumusan Masalah Skripsi
secarik cerita

Contoh ketiga berikut ini merupakan contoh rumusan masalah skripsi dalam makalah, proposal karya ilmiah penelitian pengaruh metode eksperimen terhadap prestasi belajar siswa.


1 BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Pendidikan mempunyai peranan yang sangat penting dalam pembangunan manusia Indonesia seutuhnya. Oleh karenanya pendidikan sangat perlu untuk dikembangkan dari berbagai ilmu pengetahuan, karena pendidikan yang berkualitas dapat meningkatkan kecerdasan suatu bangsa.

Pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembangunan nasional yang ikut meningkatkankan pertumbuhan ekonomi suatu negara. Pendidikan juga merupakan investasi dalam pengembangan sumber daya manusia dimana peningkatan kecakapan dan kemampuan diyakini sebagai faktor pendukung upaya manusia dalam mengarungi kehidupan.

Tujuan pendidikan berdasarkan atas pancasila mempunyai tujuan untuk meningkatkan ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, kecerdasan, keterampilan, mempertinggi budi pekerti, memperkuat kepribadian agar dapat membangun diri sendiri serta bersama-sama bertanggung jawab atas pembangunan bangsa.

Mutu pendidikan perlu diperhatikan untuk mencapai tujuan pendidikan, sedangkan mutu sendiri dapat dilihat dari keberhasilan yang diraih oleh seorang siswa selama mengikuti kegiatan belajar mengajar. Hal penting dalam proses pembelajaran adalah kegiatan menanamkan makna belajar bagi pembelajar agar hasil belajar bermanfaat untuk kehidupannya pada masa sekarang dan masa yang akan datang.

1


Salah satu faktor yang menentukan adalah bagaimana proses belajar dan mengajar dapat berjalan 2 sebagaimana yang diharapkan. Pembelajaran yang bermakna merupakan proses belajar mengajar yang diharapkan bagi siswa dimana siswa dapat terlibat langsung dalam proses pembelajaran serta menemukan langsung pengetahuan tersebut.

Ilmu Pengetahuan Alam merupakan mata pelajaran yang mempermudah siswa untuk terlibat langsung dan menemukan sendiri pengetahuan mengenai sesuatu karena hakikat IPA secara garis besar mempunyai tiga komponen, yaitu proses ilmiah, produk ilmiah, dan sikap ilmiah.

Proses ilmiah meliputi mengamati, mengklasifikasi, memprediksi, merancang, dan melaksanakan eksperimen. Produk ilmiah berupa fakta, prinsip, konsep, hukum dan teori. Sikap ilmiah berupa rasa ingin tahu, hatihati, objektif, dan jujur. Maka siswa harus memiliki keterampilan untuk mengkaji peristiwa-peristiwa alam yang ada dengan cara-cara ilmiah untuk memperoleh pengetahuan.

Ilmu Pengetahuan Alam disusun dan diperoleh melalui metode ilmiah. Untuk anak SD, metode ilmiah dikembangkan secara bertahap dan berkesinambungan, dengan harapan bahwa pada akhirnya akan terbentuk paduan yang lebih utuh sehingga anak SD dapat melakukan penelitian sederhana.

Di samping itu, pentahapan pengembangannya disesuaikan dengan tahapan dari suatu proses penelitian atau eksperimen, yang meliputi: observasi, klasifikasi, interpretasi, prediksi, hipotesis, mengendalikan variabel, merencanakan dan melaksanakan penelitian, inferensi, aplikasi, dan komunikasi (Sri Sulistyorini, 2007: 9).

2


Untuk memahami suatu konsep, siswa 3 tidak diberitahu guru, tetapi guru memberi peluang pada siswa untuk memperoleh dan menemukan konsep melalui pengalaman siswa melalui percobaan dan membuat kesimpulan. Oleh karena itu metode eksperimen merupakan salah satu metode yang cocok diterapkan pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam.

Dengan metode eksperimen kemampuan intelektual siswa dapat dikembangkan oleh guru, siswa bisa menghayati bagaimana ilmu diperoleh serta memperoleh daya ingat yang lebih lama retensinya (Sri Sulistyorini, 2007: 10).

Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh peneliti terhadap guru kelas IVA dan kelas IVB di SD Negeri Banjaranyar, pada kenyataannya guru masih menerapkan metode ceramah dalam pembelajaran dimana siswa hanya sebagai pendengar sehingga kurang melibatkan aktivitas siswa secara langsung.

Siswa hanya dianggap sebagai gelas kosong yang harus diisi penuh tanpa memperhatikan pengetahuan yang dibawa siswa. Akan tetapi guru mengaku pernah sesekali menggunakan metode diskusi dalam proses pembelajaran. Mengingat waktu dan target pengajaran materi yang telah ada di sekolah, metode ceramah dianggap sebagai metode yang paling cepat dalam menyelesaikan materi pengajaran.

Metode ceramah yang digunakan oleh guru, pembelajaran guru yang kurang variatif, serta kurangnya sarana prasarana sebagai media dalam pembelajaran IPA menyebabkan 73,91% siswa memperoleh nilai di bawah KKM di kelas IVA dan 65,21% siswa memperoleh nilai di bawah KKM di kelas IVB. Nilai KKM pada mata pelajaran IPA SD Negeri Banjaranyar adalah 6,2.

3


Melihat 32 siswa dari jumlah seluruh siswa 46 dari kelas IVA dan IVB memperoleh nilai di bawah KKM, guru harus memahami karakteristik siswa dan mencari metode yang seperti apa yang bisa memotivasi siswa sehingga siswa merasa senang belajar dan terlibat langsung dengan sesuatu yang nyata dalam proses pembelajaran.

Siswa dapat memperoleh pengalaman langsung sehingga lebih banyak siswa yang memperoleh nilai di atas KKM. Observasi yang dilakukan oleh peneliti pada waktu proses pembelajaran IPA di kelas IVA dan IVB dimana guru menyampaikan materi menggunakan metode ceramah mengenai struktur bunga dengan media gambar dan siswa tidak terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Guru perlu memperhatikan metode yang tepat dalam proses pembelajaran sehingga siswa dapat terlibat secara langsung dan memperoleh pengetahuan yang baru berdasarkan metode ilmiah dengan cara mengamati secara langsung bunga yang ada di lingkungan.

Sehingga siswa dapat mengetahui struktur bunga berdasarkan hasil pengamatannya sendiri dan pembelajaran akan lebih bermakna bagi siswa karena mereka dapat memperoleh pengetahuan itu sendiri tanpa diberitahukan oleh guru karena, dalam proses pembelajaran guru berperan sebagai pembimbing dan fasilitator untuk siswa.

Atas dasar pemikiran inilah yang menggugah perhatian penulis untuk melakukan penelitian dalam bentuk skripsi yang berjudul: “Pengaruh Metode Eksperimen Terhadap Prestasi Belajar Siswa Kelas IV pada Mata Pelajaran IPA SD Negeri Banjaranyar Tahun Ajaran 2011/2012”.

4


B. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan di atas, maka dapat diidentifikasikan beberapa permasalahan sebagai berikut:

1. Kegiatan belajar mengajar masih berpusat pada guru sehingga siswa kurang aktif dalam kegiatan pembelajaran.

2. Guru kurang melibatkan siswa secara langsung dalam proses pembelajaran.

3. Kurangnya variasi metode dalam pembelajaran.

4. 32 siswa dari jumlah seluruh siswa 46 dalam mata pelajaran IPA yang nilainya masih di bawah KKM.

5. Terbatasnya media pembelajaran IPA.

C. Batasan Masalah

Banyak hal yang menyebabkan siswa mengalami masalah dalam belajar Ilmu Pengetahuan Alam. Berdasarkan identifikasi masalah, penulis memberikan batasan ruang lingkup dari penelitian yang akan dilakukan.

Peneliti hanya membatasi permasalahan pada pengaruh metode eksperimen terhadap prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Negeri Banjaranyar. Dalam penelitian ini peneliti ingin mengetahui bagaimana pengaruh metode eksperimen terhadap prestasi belajar siswa.

D. Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah di atas, rumusan masalah penelitian ini adalah “Apakah metode eksperimen berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA SD Negeri Banjaranyar tahun ajaran 2011/2012 ?

5


E. Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode eksperimen terhadap prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Negeri Banjaranyar tahun ajaran 2011/2012.

F. Manfaat Penelitian Manfaat dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Bagi Siswa Dapat mempermudah siswa dalam belajar IPA dengan menggunakan metode eksperimen.

b. Bagi Guru Menambah pengetahuan guru mengenai metode eksperimen dan dapat mengaplikasikan metode tersebut dalam kegiatan pembelajaran sehingga guru dapat memperoleh pengalaman langsung melalui metode eksperimen.

c. Bagi Sekolah Digunakan sebagai bahan informasi dan kajian untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai metode eksperimen dalam kegiatan pembelajaran.

d. Bagi Peneliti Penelitian ini memberikan masukan sekaligus pengetahuan untuk mengetahui gambaran kuantitatif seberapa besar pengaruh metode eksperimen terhadap prestasi belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPA di SD Negeri Banjaranyar.

6


Demikianlah beberapa contoh rumusan masalah skripsi yang bisa kita pelajari untuk dijadikan sebuah sumber referensi dalam pembuatan suatu rumusan masalah pada sebuah makalah dan proposal karya ilmiah. Jangan lupa untuk like dan share kepada teman-teman lainnya contoh rumusan masalah skripsi ini agar lebih bermanfaat lagi. Untuk lebih jelasnya lagi kita baca tentang pengertian, tujuan, fungsi, jenis dan contoh rumusan masalah skripsi karya ilmiah di sini.

Tonton juga pengertian tentang contoh rumusan masalah skripsi pada video berikut ini:

Satu pemikiran pada “Kumpulan Contoh Rumusan Masalah Skripsi Makalah Penelitian Karya Ilmiah

Tinggalkan komentar