3 Senjata Tradisional Jawa Barat, Kujang, Bedog, Baliung

Senjata Tradisional Jawa Barat – Jawa Barat atau bahasa Sundanya adalah Jawa Kulon merupakan sebuah nama salah satu provinsi Indonesia di pulau Jawa yang ibukota provinsinya adalah Bandung. Jawa Barat memiliki 3 senjata taradisional, dan 3 senjata tradisonal Jawa Barat adalah Kujang, Baliung dan Bedog yang termasuk kedalam Senjata Tradisional Indonesia.

Senjata Tradisional Jawa Barat

Berikut ini bahasan tentang senjata tradisional Jawa Barat yang bisa kita pelajari dan ketahui sebagai anak bangsa:

1. Senjata Tradisional Jawa Barat (Kujang)

Senjata Tradisional Jawa Barat

Kujang adalah senjata tradisional Jawa Barat yang memiliki keunikan tersendiri dari senjata tradisional Indonesia lainnya dengan memiliki panjang sekitar 20 sampai 25 cm. Kujang terbuat dari bahan baja, besi dan pamor/baja putih.

Kujang dibuat pertamakali kurang lebih pada abad 8 dan 9, tetapi juga ada beberapa pendapat dari beberapa pihak yang menyatakan bahwa kujang telah dipakai sebelum abad 8 dan 9. Karena mereka melihat berdasarkan teoritis dari bentuk kujang tersebut.

Senjata tradisional kujang melambangkan ketajaman dan daya kritis dalam suatu kehidupan, serta melambangkan kekuatan dan keberanian dalam melindungi hak dan kebenaran. Kujang menjadi ciri khas masayrakat Jawa Barat selain sebagai senjata, juga alat pertanian, perlambangan, hiasan, dan bahkan cinderamata.

Jenis Kujang

Senjata tradisional kujang memiliki bentuk dan jenis yang beragam, dan beberapa macam jenis senjata tradisional Jawa Barat kujang yaitu:

  1. Kujang Ciung, yang mempunyai bentuk seperti burung ciung.
  2. Kujang Jago, yang mempunyai bentuk seperti ayam jago.
  3.  Kujang Kuntul, yang mempunyai bentuk seperti burung kuntul.
  4. Kujang bangkok, yang mempunyai bentuk seperti kodok.
  5. Kujang Naga, yang mempunyai bentuk seperti ular naga.
  6. Kujang Badak, yang mempunyai bentuk seperti badak.
  7. Kudi, yang mempunyai bentuk seperti kujang tetapi agak kurus/tipis dan kecil.

Fungsi Senjata Tradisional Kujang

Kujang yang merupakan senjata tradisional Jawa Barat ini juga memiliki beberapa macam fungsi, seperti:

  1. Kujang untuk pusaka yang melambangkan kebesaran dan keagungan seorang raja maupun seorang pejabat.
  2. Kujang untuk pakarang yang merupakan senjata untuk berperang.
  3. Kujang untuk pangarak yang merupakan alat untuk upacara.
  4. Kujang pamangkas yang digunakan untuk alat pertanian seperti memangkas, nyacar dan menebang tanaman.

Fungsi Bagian-bagian Pada Senjata Kujang

  1. Papatuk/Congo, adalah bagian ujung kujang yang runcing digunakan untuk mencongkel.
  2. Eluk/Siih, adalah lekukan-lekukan di tubuh kujang digunakan untuk mencabik tubuh lawan.
  3. Waruga, adalah badan/wilahan kujang.
  4. Mata, adalah lubang kecinl pada waruga dengan jumlah bervariasi antara 5 sampai 9 lubang. Namun ada juga kujang yang tidak mempunyai mata yang disebut dengan kujang buta.
  5. Tonggong, adalah bagian tajam di punggung kujang.
  6. Tadah adalah lengkungan kecil dibawah perut kujang.
  7. Paksi adalah ring di bagian belakang kujang berbentuk lancip.
  8. Selut, adalah ring yang dipasang di ujung gagang/pegangan kujang.
  9. Combong, adalah lubang yanag ada di gagang kujang.
  10. Ganja/Landaian, adalah sudut yang runcing dan mengarah ke ujung kujang.
  11. Kowak adalah sarung kujang yang terbuat dari kayu samida dangan memiliki aroma yang khas sehingga menambah daya mistis dari kujang.
  12. Pamor, adalah bentuk baris-baris sulangkar/bintik-bintik yang tergambar di senjata kujang. Sehingga menambah nilai artistik jang berfungsi untuk menyimpan racun.

2. Senjata Tradisional Jawa Barat (Bedog)

Senjata Tradisional Jawa Barat

Bedog adalah senjata tradisional Jawa Barat berupa pisau besar atau biasa disebut golok yang berfungsi sebagai alat berkebun, memotong, membelah kayu, menebang pohon, menyembelih hewan, dan memotong daging hewan.

Jenis dan Fungsi Bedog

Pada umumnya bedog memiliki berbagai macam jenis dan fungsi, yaitu:

  1. Bedog Gagaplok, untuk memotong dan menyabit di kebun.
  2. Bedok Pemeuncitan, untuk menyembelih hewan.
  3. Bedog Pamoroan, untuk berburu.
  4. Bedog Jonggol/Hambalan, untuk mengupas kelapa.
  5. Bedog Pamegeulan, untuk menebang pohon.
  6. Bedog Sotogayot, untuk memotong bambu dan material bambu lainnya.

Secara umum bedok mempunyai bentuk yang panjang sekitar 30 cm sampai 40 cm. Tetapi ada juga bedog yang mempunyai ukuran yang pendek kurang dari 30 cm.

Bagian Bentuk Bedog

  1. Perah adalah gagang.
  2. Wilah adalah bagian utama pada bedog terbuat dari baja atau besi.
  3. Pangkal Bedog adalah bagian yang ditancapkan di parah/gagang.
  4. Beuteung adalah bagian yang tajam.
  5. Tonggong adalah bagian bedog yang tumpul.
  6. Congo adalah ujung wilah pada bedog.
  7. Serangka adalah sarung bedog.

3. Senjata Tradisional Jawa Barat (Baliung)

Senjata Tradisional Jawa Barat

Beliung adalah senjata tajam yang digunakan untuk menebang pohon besar sehingga menjadikanny salah satu peralatan perkakas untuk membangun rumah. Namun di daerah lain beliung terkenal dengan sebutan kapak atau patik.

Gagangnya terbuat dari kayu yang panjangnya sekitar 30 sampai 35 cm. Tekan serta daya dari beliung lebih besar dari bedog karena terbuat dari besi baja yang lebih besar dari pada bedog serta bagian pangkal/tumpul yang tebal. Baca juga senjata tradisional Indonesia lainnya disini. Kunjungi Indramayu

<Sebelumnya —————————— Selanjutnya>

Satu pemikiran pada “3 Senjata Tradisional Jawa Barat, Kujang, Bedog, Baliung

Tinggalkan komentar